Kementerian ESDM Fokus ke Mobil BBG Selanjutnya Listrik

Kementerian ESDM Fokus ke Mobil BBG Selanjutnya Listrik

Muhammad Idris - detikFinance
Minggu, 06 Mar 2016 10:28 WIB
Kementerian ESDM Fokus ke Mobil BBG Selanjutnya Listrik
Foto: mobil listrik Selo (Rachman Haryanto-detik)
Bandung - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berencana menghidupkan kembali pengembangan mobil listrik nasional. Bahkan, baru-baru ini sudah digelar Focus Group Discussion (FGD) untuk meminta masukan dari berbagai pihak terkait pengembangan industri mobil listrik di dalam negeri.

Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian ESDM, Rida Mulyana mengungkapkan, program pengembangan mobil memang sudah diperbincangkan namun belum jadi prioritas di kementeriannya saat ini. Prioritas utama di ESDM ialah pengembangan dan penyediaan infrastruktur untuk kendaraan memakai Bahan Bakar Gas (BBG), baru selanjutnya masuk ke infrastruktur untuk mobil listrik.

"Itu (mobil listrik) juga diperbincangkan, tapi belum jadi fokus kita. Yang mana yang lebih baik? Kembangkan BBM ke BBG? Atau BBM langsung ke listrik? Kalau saya yah lakukan apa yang bisa saya lakukan dulu," kata Rida pada detikFinance ditemui di Bandung, Sabtu (5/3/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika mengacu pada rencana prioritas Kementerian ESDM, pihaknya akan fokus untuk merampungkan infrastruktur gas terlebih dahulu sebelum menggarap proyek infrastruktur lain, seperti infrastruktur pendukung mobil listrik (Stasiun Pengisian Listrik Umum/SPLU).

Selain itu, pihaknya juga masih disibukkan dengan pekerjaan rumah lain, yakni percepatan elektrifikasi di kawasan Timur Indonesia.

"Sekarang SPBG dulu diperbanyak. Tapi bukan berarti kita berkutat terus sama BBG, yang saya tekankan kita harus punya prioritas. Saya akan lebih banyak juga mencurahkan pada berbagi terang (listrik) pada saudara-saudara kita di timur, daripada kemudian saya dorong atau kembangkan mobil listrik dan regulasinya, tapi bukan berarti itu tidak penting," ujar Rida. (feb/feb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads