"Rencana pembangunan GITET Lengkong dengan kapasitas 2x500 MVA ini merupakan kegiatan tapping antara Balaraja-Gandul, berfungsi untuk mengevakuasi daya listrik dari pusat pembangkit listrik ke PLTU Suralaya dan IPP Lestari Banten Sinergi melalui Gardu Induk 500kV/150kV dan 150kV/20kV. Pembangunan GITET Lengkong ini akan berfungsi sebagai Penurun Tegangan khususnya pada tegangan 500kV/150 kV dan 150kV/20 kV," papar Manajer Hukum, Komunikasi, dan Pertanahan PLN UIP V, Dwi Wibihandoko, dalam konferensi pers di Hotel Santika, Tangerang, Selasa (8/3/2016).
GITET Lengkong juga berfungsi untuk mengantisipasi kerapatan beban di wilayah Banten dan sekitarnya agar tidak terjadi overload. PLN dapat melayani kebutuhan listrik untuk menopang pertumbuhan ekonomi dan sebagai persiapan evakuasi daya program listrik 35.000MW.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lokasi pembangunan GITET Lengkong ini berada di Desa Cibogo, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang dengan total luasan tanah sebesar 15 hektar. PLN UIP V secara resmi telah berhasil melakukan pembebasan lahan yang difasilitasi oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tangerang sesuai dengan UU No. 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum.
"Pembangunan GITET 500 kV Lengkong ini diharapkan akan semakin memaksimalkan kinerja PLN dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dan masyarakat untuk menyediakan penyediaan listrik dengan mudah," pungkas Dwi. (feb/feb)










































