PT PLN menyatakan bahwa kebijakan ini diyakini memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan industri di Indonesia. Hal ini ditandai dengan tumbuhnya penjualan listrik untuk industri skala besar (I4/30 MVA ke atas) sebesar 10,74%. Angka pertumbuhan ini meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan industri Januari 2016 yang hanya sebesar 6,21%.
"Pertumbuhan industri skala besar ini dipengaruhi oleh adanya promo diskon tarif untuk tambahan pemakaian listrik pukul 23.00 hingga 08.00. Industri skala besar yang tumbuh menggembirakan ini antara lain industri kimia, semen, baja, kertas (pulp)," kata Kepala Divisi Niaga PLN, Benny Marbun, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (14/3/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada sebanyak 6.406 pelanggan dari 12.267 pelanggan I3 mengalami tren pertumbuhan pemakaian yang positif. Industri menengah yang mengalami pertumbuhan adalah sektor industri makanan dan minuman, semen, baja, furnitur, farmasi, dan spare part," ungkapnya.
Benny juga menyebutkan sebanyak 8% dari total pelanggan I4 yang mengalami kenaikan konsumsi telah mengikuti program diskon tarif pemakaian LWBP dan 2% pelanggan I3 yang mengalami kenaikan konsumsi merupakan pelanggan yang mengikuti program LWBP.
"Selain itu, peningkatan penjualan di sektor industri pada Februari 2016 dibanding Februari 2015 disebabkan kondisi perekonomian yang semakin stabil dan penurunan tarif untuk I3 sebesar 5,88% dan I4 sebesar 3,45%," tutupnya. (feb/feb)











































