Perusahaan Migas Diprediksi akan Investasi 30% di Teknologi Digital

Perusahaan Migas Diprediksi akan Investasi 30% di Teknologi Digital

Dina Rayanti - detikFinance
Kamis, 17 Mar 2016 16:50 WIB
Perusahaan Migas Diprediksi akan Investasi 30% di Teknologi Digital
Foto: CNBC
Jakarta - Turunnya harga minyak dunia saat ini dimanfaatkan oleh beberapa perusahaan migas untuk beralih ke investasi teknologi digital. Tujuannya untuk meningkatkan nilai bisnis dan efisensi biaya.

Berdasarkan riset dari Accenture dan Microsoft Corp, dalam kurun waktu 3 sampai 5 tahun ke depan, 80% perusahaan migas akan berinvestasi sekitar 30% di teknologi digital. Investasi ini didorong oleh keyakinan bahwa teknologi menciptakan organisasi yang lebih efisien dan cerdas serta berdampak ke pertumbuhan ekonomi.

"Sebenarnya dampak dari investasi digital sangat bagus buat company karena bisa reduce cost. Dengan seperti itu kan company-company lebih baik sehingga dampak ke ekonomi kan jadi lebih baik improve dan sebagainya, meskipun situasi oil price lagi turun," kata Country Managing director Accenture Indonesia, Neneng Goenadi, dalam acara peluncuran hasil survey Digital Trends and Technology Survey in The Oil and Gas, Jakarta, Kamis (17/3/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan untuk di oil and gas sendiri, investasi teknologi digital ini tidak hanya fokus di upstream atau downstream saja, melainkan keduanya bisa memanfaatkan teknologi ini.

"Bisa di dua-duanya (Upstream dan Downstream). Kalau di upstream kan orang mesti ke field jauh, sedangkan dengan digital oilfield ini nggak semua orang harus ke field. Tinggal tempatkan saja satu yang ahli di lapangan, yang lain memonitor dari tempat lain. sehingga itu yang membuat efisensi cost, sedangkan yang di downstream seperti mau isi bensin itu pakai aplikasi jadi nanti sampai di pom bensin sudah tinggal tarik selangnya, jumlah liter dan harganya sudah ada sebelumnya," lanjut Neneng. (hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads