Pasokan Listrik PLTMG Bangkanai Terhambat karena Masalah Lahan Transmisi

Pasokan Listrik PLTMG Bangkanai Terhambat karena Masalah Lahan Transmisi

Muhammad Idris - detikFinance
Selasa, 22 Mar 2016 19:36 WIB
Pasokan Listrik PLTMG Bangkanai Terhambat karena Masalah Lahan Transmisi
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pembangunan Pusat Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Bangkanai 155 MW yang disiapkan untuk memperkuat Pasokan Listrik di Sistem Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah bertahap selesai. Setelah melakukan uji coba pada Februari lalu, 1 unit PLTMG ini mampu memasok energi listrik untuk Daerah Muara Teweh, Kalimantan Tengah sebesar 8 MW.

Dengan masuknya suplai daya ini, maka PLN dapat melakukan efisiensi karena tidak lagi mengoperasikan PLTD yang sebelumnya menyuplai listrik ke Muara Teweh. Selain itu, PLTMG ini juga direncanakan memasok beberapa sistem kelistrikan mulai dari Buntok (10 MW), Batu Licin (12 MW) dan Sampit (33 MW),
hingga terhubung dengan sistem interkoneksi Kalselteng melalui jaringan transmisi 150 kilo Volt (kV).

Namun hingga saat ini, pembangunan jaringan tersebut masih terhambat karena beberapa titik lokasi tower transmisi belum dapat digunakan akibat terkendala pembebasan lahan dan ganti rugi tanam tumbuh. Pembangunan transmisi yang saat ini masih dibangun mulai dari Muara Teweh ke Buntok, dan Buntok ke Tanjung hingga masuk ke sistem Kalselteng.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sesuai Undang-undang Nomor 2 tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum, PLN hanya boleh memberikan ganti rugi untuk tanaman setinggi lebih dari 3 meter.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan sudah melakukan mediasi berkali-kali dengan warga agar dapat merelakan tanamannya yang kecil-kecil supaya pasokan listrik dapat segera mengalir. Hal ini sesuai prosedur ROW untuk pembangunan tower transmisi," ujar PLT Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN Agung Murdifi dalam keterangan tertulis. Selasa (22/3/2016)

Dukungan dari berbagai pihak juga menjadi kunci suskes dari percepatan pembangunan infratruktur kelistrikan, mulai dari pemerintah, muspida setempat, LSM, termasuk masyarakat pada umumnya. Hadirnya PLTMG Bengkanai yang berlokasi di di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah ini adalah salah satu upaya PLN untuk memperkuat pasokan di sistem kelistrikan Kalselteng yang belakangan mengalami defisit daya.

Bukan hanya untuk mengupayakan ketersediaan lahan untuk pembangunan infrastruktur, masyarakat bersama PLN juga harus menjaga aset negara ini agar pasokan listrik dapat terus tercukupi.

"Tim kami di lapangan terus bekerja cepat supaya pasokan listrik di Kalselteng semakin memadai dan pengoperasian pembangkit diesel untuk beberapa sistem isolated bisa segera diberhentikan agar lebih efisien," tutup Agung. (hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads