Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi mengatakan, ada 3 syarat yang harus dipenuhi wilayah yang akan dijadikan lokasi kilang.
"Pertama, walaupun onshore, tetap akan ada kapal yang cukup besar di laut. Di kapal itu pasti akan tinggal banyak orang, dan orang-orang ini pasti butuh suplai makan, jadi pulau terdekat harus memiliki logistic base di darat," jelas Amien ditemui di kantornya, Menara Mulia, Jakarta, Kamis (24/3/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biarkan kontraktor ini hitung sendiri, analis sendiri untuk menentukan lokasi terbaik dimana. Perhitungan macam-macam, yang pasti dari ketersediaan lahan dan juga lokasi buat pelabuhan, kan dipakai buat itu," pungkas Amien.
Sementara itu, Kepala Hubungan Masyarakat SKK Migas, Elan Biantoro mengatakan, pihaknya masih menunggu kajian dari Inpex terkait keputusan dimana kilang akan dibangun.
"Kilangnya rencana akan dibangun di Saumlaki di Pulau Jamdena, Pulau Aru, dan Pulau Tanimbar. Tapi itu sebenarnya ada banyak opsi, bukan hanya 3 pulau itu," kata Elan.
(hns/hns)










































