"Hipmi mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden, sebab beliau mendengarkan aspirasi mayoritas warga Maluku dan sekitarnya. Usulan Hipmi memang di darat," ujar Ketua Umum BPP, Hipmi Bahlil Lahadalia di Manokwari, Papua Barat hari ini dalam siaran pers, Jumat (25/3/2016)
Namun Bahlil meminta agar dalam pengerjaan pembangunan dan pengelolaan lapangan gas tersebut ikut melibatkan pengusaha lokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan, dampak turunan dari pengelolaan Blok Masela di darat akan sangat besar.
"Multiplier effect-nya akan luar biasa besar. Ekonomi daerah akan menggeliat, memperkuat industri nasional, dan negara akan menerima banyak pemasukan," ujar dia.
Bahlil mengatakan, pihaknya tidak menduga Presiden Jokowi mengambil keputusan sangat cepat soal Masela. Padahal, isu yang berkembang Presiden Jokowi baru akan memutuskan setelah tahun 2018, bahkan tahun 2021.
"Hipmi mengapresiasi dari sisi waktu pengambilan keputusan dan isi putusan itu sendiri. Sebab perdebatan soal Blok Masela sudah 15 tahun usianya," ujar Bahlil. (hns/feb)











































