Jokowi Kesal Banyak PLTS Mangkrak, Ini Penjelasan Menteri ESDM

Jokowi Kesal Banyak PLTS Mangkrak, Ini Penjelasan Menteri ESDM

Michael Agustinus - detikFinance
Rabu, 06 Apr 2016 07:58 WIB
Jokowi Kesal Banyak PLTS Mangkrak, Ini Penjelasan Menteri ESDM
Jokowi Sidak PLTS di Morotai
Morotai - Dalam sambutannya saat meresmikan sejumlah pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia Timur kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti banyaknya PLTS yang mangkrak usai dibangun.

Jokowi menyebut, pengelolaan dan perawatan yang kurang baik sebagai penyebab mangkraknya PLTS di berbagai daerah. Akibatnya, PLTS yang dibangun dari uang rakyat menjadi proyek buang-buang duit, ujung-ujungnya tidak bermanfaat bagi masyarakat.

Menteri ESDM, Sudirman Said, mengakui memang banyak PLTS yang akhirnya terbengkalai. Dia menjelaskan, di masa lalu banyak PLTS yang dibangun hanya sebagai pilot project, lokasinya tersebar di berbagai daerah yang terpencil, dan tidak ada institusi yang bertanggung jawab secara langsung untuk mengelolanya. Inilah penyebab banyak PLTS tidak terawat dan akhirnya rusak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"(Proyek PLTS) Yang dulu itu kan pilot project kecil-kecil, lokasinya menyebar, dan tidak bisa di-attach dengan institusi. Akibatnya pemeliharaannya menjadi kurang baik," kata Sudirman kepada detikFinance, di Morotai, Selasa (5/4/2016).

Supaya kejadian PLTS mangkrak tidak kembali terulang, kini ESDM membangun PLTS berskala lebih besar, bukan lagi pilot project. PLTS juga dibangun berdampingan dengan institusi yang bertanggung jawab secara langsung untuk merawat dan mengelolanya.

Sumber daya manusia (SDM) untuk pemeliharaan juga disiapkan. Pendidikan dan pelatihan (diklat) diperbanyak agar tersedia teknisi-teknisi andal untuk merawat PLTS di berbagai daerah.

"Sekarang strateginya, kita ambil volume besar, kemudian kita bisa tempelkan dengan PLN, markas tentara, jadi ada institusi yang memelihara. Kita juga mulai menggalakkan diklat-diklat supaya nanti ada teknisi yang memelihara itu," tutupnya. (wdl/wdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads