Hal ini disampaikan Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, saat ditemui di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata, Kamis (7/4/2016).
"Tahun 2008 elektrifikasi di Jabar baru 67 persen. Sekarang sudah 94 persen. Tinggi ya lompatannya," ujar pria yang beken disapa Aher ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun 2016 ini kita tidak kejar dulu untuk 100 persen, tapi kita menata dulu siapa saja ini yang belum teraliri. Supaya tidak salah sasaran." katanya.
Sebab, menurut Aher, sisa sekitar 5,76 persen itu kemungkinan berada di daerah-daerah terpencil. Ia yakin hampir seluruh desa di Jabar sudah teraliri listrik. Namun belum seluruh rumah tangganya sudah menikmati listrik.
Pada 2015 lalu, sebanyak 80 ribu sambungan listrik terpasang di Jabar. Sementara tahun 2016 ini rencananya hanya sekitar 16 ribu sambungan saja.
"Kita sengaja turunkan demi pendataan supaya tidak salah sasaran jadi sisanya itu nanti dibagi dua pada 2017 dan 2018 dibagi 2 untuk diselesaikan sehingga 100 persen. Mudah-mudahan bisa," tuturnya. (hns/hns)











































