Sejalan dengan rencana tersebut, ketersediaan lahan menjadi kunci utama sebagai tempat berdirinya pembangkit listrik tersebut.
"Pemerintah Kabupaten Nias berkomitmen menyiapkan lahan untuk pembangunan pembangkit baru dalam pemenuhan kebutuhan tenaga listrik di Nias," ujar Bupati Nias, Sokhiatulo Laoli dalam keterangan tertulis yang dikutip, Sabtu (9/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak industri-industri baru yang tengah dikembangankan sangat mengandalkan ketersediaan listrik yang andal. Begitu juga sektor bisnis dan jasa seperti perbankan dan gedung perkantoran serta pertokoan yang sangat memerlukan listrik.
Bukan hanya sektor industri, Menurut Laoli, listrik juga diperlukan oleh rumah tangga untuk berbagai kegiatan seperti yang paling penting adalah penerangan bagi anak-anak yang sedang belajar.
"Nias membutuhkan kapasitas pembangkit dengan total 150 MW untuk meningkatkan pertumbuhan segala sektor bisnis, industri, rumah tangga, untuk itu Pemda sangat berkomitmen menyediakan lahan untuk mendukung percepatan penyediaan listrik," pungkas dia. (dna/ang)











































