PLN Kebut Penanggulangan Krisis Listrik di Nias

PLN Kebut Penanggulangan Krisis Listrik di Nias

Dana Aditiasari - detikFinance
Sabtu, 09 Apr 2016 17:48 WIB
PLN Kebut Penanggulangan Krisis Listrik di Nias
Foto: Dok. PT PLN (Persero)
Jakarta - PT PLN tengah berusaha keras menanggulangi krisis listrik di Nias dengan mendatangkan 23 kontainer genset berkapasitas total 12 Mega Watt (MW) dari Langsa, Aceh. Genset yang dikirim dari Langsa, saat ini masih dalam perjalanan menuju Sibolga.

23 kontainer yang berisi 17 unit mesin ini rencananya akan ditempatkan di Desa Idanoi, Gunung Sitoli, Kepulauan Nias.

Senior Manager Public Relations Agung Murdifi mengatakan, sembari menunggu kedatangan mesin-mesin tersebut, PLN tengah menyiapkan lahan di Idanoi agar mesin genset dapat segera beroperasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini lahan untuk mesin genset 12 MW masih diratakan dengan sirtu (pasir-batu). Progres perataan tanah berlangsung relatif cepat. Kemarin mesin dozer yang digunakan untuk meratakan tanah sempat rusak, sehingga prosesnya terhambat. Meski begitu, kami terus melakukan berbagai cara agar lahan siap ketika mesin genset tiba," jelas Agung kepada detikFinance melalui sambungan telpon, Sabtu (9/4/2016)

Seperti diketahui sebelumnya, pemadaman listrik terjadi di Kepulauan Nias sejak Jumat malam (1/4).

Hal ini terjadi karena dua PLTD Sewa 2 x 10 MW di Moawo berhenti beroperasi dikarenakan penyedia jasa sewa PLTD Nias melakukan pemutusan sepihak secara tiba-tiba, yakni 2 hari sebelumnya. Sementara dalam kontrak, pemberitahuan pemutusan kerjasama dilakukan selambat-lambatnya 2 bulan sebelum jatuh tempo.

Menghadapi kondisi ini, PLN bergerak cepat mengerahkan segala upaya untuk memperkuat pasokan listrik di Kepulauan Nias. Ke depannya, PLN bersama PLN Batam B'Right sebagai IPP (Independent Power Producer) akan membangun Pusat Listrik Mesin Gas (PLTMG) 25.000 kV di Desa Idanoi, Gunung Sitoli. Dengan upaya ini, diharapkan kondisi kelistrikan di Nias bias terpenuhi. (dna/dna)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads