23 kontainer yang berisi 17 unit mesin ini rencananya akan ditempatkan di Desa Idanoi, Gunung Sitoli, Kepulauan Nias.
Senior Manager Public Relations Agung Murdifi mengatakan, sembari menunggu kedatangan mesin-mesin tersebut, PLN tengah menyiapkan lahan di Idanoi agar mesin genset dapat segera beroperasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui sebelumnya, pemadaman listrik terjadi di Kepulauan Nias sejak Jumat malam (1/4).
Hal ini terjadi karena dua PLTD Sewa 2 x 10 MW di Moawo berhenti beroperasi dikarenakan penyedia jasa sewa PLTD Nias melakukan pemutusan sepihak secara tiba-tiba, yakni 2 hari sebelumnya. Sementara dalam kontrak, pemberitahuan pemutusan kerjasama dilakukan selambat-lambatnya 2 bulan sebelum jatuh tempo.
Menghadapi kondisi ini, PLN bergerak cepat mengerahkan segala upaya untuk memperkuat pasokan listrik di Kepulauan Nias. Ke depannya, PLN bersama PLN Batam B'Right sebagai IPP (Independent Power Producer) akan membangun Pusat Listrik Mesin Gas (PLTMG) 25.000 kV di Desa Idanoi, Gunung Sitoli. Dengan upaya ini, diharapkan kondisi kelistrikan di Nias bias terpenuhi. (dna/dna)











































