Selain itu, menurut Sudirman, pemberlakuan moratorium ini sengaja diberlakukan Pemerintah dengan pertimbangan banyaknya kasus kerusakan lingkungan akibat kegiatan pertambangan.
"Menurut saya situasi ini memungkinkan untuk itu (moratorium izin lahan tambang). Toh komoditi tambang sedang sangat tertekan. Ini waktu yang tepat untuk konsolidasi kita bangun sama-sama. Itu di minerba kan ada dua tema, satu hilirisasi diteruskan. Satu lagi konsolidasi," katanya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (15/4/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apalagi kan sekarang kan animo membuat tambang baru itu kan gak terlalu besar," tandasnya.
Pernyataan Sudirman Said ini merupakan respons dari pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya yang berencana untuk melakukan moratorium izin lahan kelapa sawit dan lahan tambang. (dna/hns)











































