PLN Yakin Proyek 35.000 MW Berjalan Sesuai Rencana

PLN Yakin Proyek 35.000 MW Berjalan Sesuai Rencana

Michael Agustinus - detikFinance
Selasa, 19 Apr 2016 09:56 WIB
PLN Yakin Proyek 35.000 MW Berjalan Sesuai Rencana
Ilustrasi Foto: Istimewa/dok PLN
Jakarta - Pemerintahan Jokowi-JK mencanangkan proyek listrik 35.000 MW hingga 2019, supaya Indonesia terbebas dari krisis listrik, tidak ada lagi pemadaman bergilir alias byar-pet. Hingga kini realisasi pembangkit memang baru 100 MW, tapi progres proyek terus berjalan.

"Idealnya memang 7.000 MW per tahun. Tapi semua masih on progress," kata Manajer Senior Public Relations PLN, Agung Murdifi, kepada detikFinance, di Jakarta, Senin (18/4/2016).

Hingga April 2016 ini, baru satu pembangkit listrik yang sudah mulai beroperasi (Commercial Operation Date/COD), yaitu PLTG Gorontalo 4 x 25 MW.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agung mengatakan, sampai saat ini tidak ada masalah berarti yang dihadapi PLN dalam pelaksanaan proyek 35.000 MW ini. "Tidak ada masalah sejauh ini," ucapnya.

Dihubungi secara terpisah, Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Alihuddin Sitompul menyatakan, wajar saja realisasi proyek 35.000 MW baru 100 MW. Sebab, proyek ini baru resmi diluncurkan pada Mei 2015 atau tak sampai setahun lalu.

"Kan baru Mei kemarin diluncurkan. Sebagian besar masih menuju financial close dan persiapan konstruksi," ucapnya.

Untuk mempercepat penyelesaian proyek 35.000 MW, pembangkit-pembangkit listrik yang bisa diselesaikan dalam waktu singkat, misalnya Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG), akan dikebut.

"Ada pembangkit-pembangkit yang bisa diselesaikan dalam waktu cepat, itu kita dorong," tutupnya. (drk/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads