"Pertama, Komisi VII DPR meminta Direktur Utama PT Pertamina (Persero) meningkatkan kapasitas produksi kilang minyak dari 1 juta barel per day (BPD) menjadi 2,51 juta BPD," kata Ketua Komisi VII DPR Gus Irawan Pasaribu, saat membacakan kesimpulan RDP di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (19/4/2016).
Kedua, Komisi VII DPR meminta Direktur Utama PT Pertamina (Persero) untuk memberikan penjelasan tertulis terkait sinergi antara program RDMP ((Refinery Development Master Plan)) dan GRR (Grass Root Refinery) dengan Program Konversi BBM menjadi BBG.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keempat, Komisi VII DPR meminta Direktur Utama PT Pertamina (Persero) melakukan sinergi dengan PT PLN (Persero) dan PT PGN (Persero) Tbk guna mewujudkan efisiensi pasokan energi dan perluasan pelayanan.
Kelima, Komisi VII DPR meminta Direktur Utama PT Pertamina (Persero) untuk memberikan penjelasan tertulis atas pertanyaan Anggota Komisi VII DPR untuk disampaikan pada 27 April 2016. (hns/hns)











































