"(Rosneft) tawarkan sharing di upstream. Kita masuk di Rusia, dan itu akan memperbaiki kebutuhan upstream di Indonesia. Kita lihat demand bahwa di Indonesia harus ada energy security," kata Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (26/4/2016).
Menurut Dwi, dalam 2 pekan ke depan, Rosneft tengah menyiapkan penawaran investasi atas blok-blok migas yang dikelolanya di Rusia. Pertamina sendiri akan mengirim tim ke Rusia untuk mematangkan investasi di hulu tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dwi mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan investasi sebesar US$ 3-4 miliar untuk blok-blok migas, termasuk yang ditawarkan Rosneft di Rusia.
"Nanti lihat data room dulu, baru Pertamina menyatakan tertarik. Kalau investasi upstream US$ 3-4 miliar, kalau 5 tahun yah kita siapkan kira-kira US$ 12-15 miliar," tutupnya. (feb/feb)











































