Pasang Listrik Rampung 25 Hari Baru di Jakarta dan Surabaya Saja, Ini Alasannya

Pasang Listrik Rampung 25 Hari Baru di Jakarta dan Surabaya Saja, Ini Alasannya

Michael Agustinus - detikFinance
Jumat, 29 Apr 2016 12:12 WIB
Pasang Listrik Rampung 25 Hari Baru di Jakarta dan Surabaya Saja, Ini Alasannya
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Kini ada layanan sambungan listrik 1 pintu, calon pelanggan PLN tinggal mendaftar melalui website PLN di pln.go.id atau mengubungi contact center PLN di nomor 123 dan membayar setoran ke bank untuk mendapat sambungan listrik.

Lewat layanan ini, pemasangan sambungan listrik baru selesai dalam waktu 25 hari.

Tapi sayangnya, layanan 1 pintu tersebut untuk sementara baru bisa dinikmati di 2 kota, yaitu Jakarta dan Surabaya, mulai akhir April ini. Kota-kota lain harus menunggu dulu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mulai bulan ini untuk Jakarta dan Surabaya. Sudah ada keputusan Dirut PLN kepada seluruh PLN untuk melakukan sistem ini," kata Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman, usai coffee morning di kantornya, Jakarta, Jumat (29/4/2016).

Jarman beralasan, baru Jakarta dan Surabaya saja yang sistem online dan pelayanannya sudah siap. Layanan sambungan listrik 1 pintu membutuhkan sistem database yang baik dan kesiapan material untuk memasang sambungan baru.

Layanan ini memberikan jaminan sambungan listrik sudah terpasang paling lambat 25 hari sejak pemohon mendaftar. Maka PLN harus menyiapkan alat-alat, kabel-kabel, trafo untuk sambungan. Masalahnya, belum semua area PLN yang materialnya cukup, belum siap jika harus memasang sambungan dalam 25 hari.

"Jakarta dan Surabaya yang sistemnya sudah siap, sudah bisa diterapkan. Kesiapan tidak hanya dari database tapi juga barang-barang di gudang. Begitu masyarakat minta sambungan, otomatis perintah untuk bekerja sudah keluar, barang harus sudah ada di gudang. Kalau barangnya ini kan tidak hanya untuk rumah, tapi juga industri kecil, pergudangan, mal kecil, itu kan perlu sambungan," papar Jarman.

Meski hanya di Jakarta dan Surabaya yang sebagian besar rumah tangganya sudah mendapat sambungan listrik, rasio elektrifikasinya sudah sangat tinggi, pihaknya yakin layanan ini tetap akan bermanfaat besar. Sebab, banyak industri toko-toko baru yang juga membutuhkan sambungan listrik di 2 kota ini.

"Ini kan tidak hanya untuk rumah, tapi juga industri kecil, pergudangan, mal kecil, itu kan perlu sambungan," ucapnya.

Pihaknya menargetkan layanan sambungan listrik 1 pintu bisa diterapkan di seluruh Indonesia, bukan hanya 2 kota saja, mulai Oktober 2016, atau bertepatan dengan perayaan Hari Listrik Nasional.

"Diharapkan pada Hari Listrik Nasional bulan Oktober sudah seluruh Indonesia, kecuali untuk daerah remote yang memang susah secara geografis," tutupnya. (wdl/wdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads