Manfaat PLTSa, Kota Jadi Bebas Sampah dan Dapat Bonus Listrik

Manfaat PLTSa, Kota Jadi Bebas Sampah dan Dapat Bonus Listrik

Michael Agustinus - detikFinance
Selasa, 03 Mei 2016 12:25 WIB
Manfaat PLTSa, Kota Jadi Bebas Sampah dan Dapat Bonus Listrik
Foto: Michael Agustinus
Jakarta - Pengembangan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) kini mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Tujuh kota dijadikan pilot project untuk PLTSa, yaitu Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Surakarta, Surabaya, dan Makasar.

Ditargetkan dalam 2-3 tahun ke depan PLTSa dengan total 70-80 MW bisa terbangun di 7 kota tersebut.

"Maksimal 70-80 MW kalau kita berkaca dari Subabaya. Paling besar Jakarta mungkin 20 MW. Tidak sampai 100 MW," kata Dirjen EBTKE Kementerian ESDM, Rida Mulyana, usai peluncuran Buku Panduan Sampah Menjadi Energi di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (3/5/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rida menambahkan, listrik yang diperoleh memang tidak seberapa. Manfaat sebenarnya dari PLTSa adalah membuat kota menjadi bebas dari polusi, bau, dan tumpukan sampah.

"Poinnya bukan listriknya, yang penting bersih dulu, habiskan dulu sampahnya, listrik itu bonus," ujarnya.

Feed in Tariff yang tinggi, yaitu US$ 18,77 sen/kWh sampai US$ 22,43 sen/kWh untuk listrik dari sampah dibuat supaya pengembang listrik swasta (Independent Power Producer/IPP) yang membangun PLTSa berupaya menghabiskan sampah sebanyak mungkin untuk diolah menjadi listrik.

"Agar cepat habis, maka diiming-imingi tarif. Angka itu jangan dipandang sebagai pemborosan untuk PLN tapi insentif untuk mempercepat pengolahan sampah," ucap Rida.

Pengolahan sampah menjadi listrik ini juga merupakan bagian dari upaya Indonesia mengurangi emisi karbon, sebagaimana disepakati dalam Konferensi Paris (COP21) pada akhir 2015.

"Ada komitmen Indonesia mengurangi emisi karbon sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Paris akhir tahun lalu, dengan mengakselerasi program waste to energy ini salah satunya," pungkasnya. (ang/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads