Perusahaan China Ini Bidik Investasi Pembangkit Listrik di RI

Laporan dari Fuzhou

Perusahaan China Ini Bidik Investasi Pembangkit Listrik di RI

Novi Christiastuti - detikFinance
Sabtu, 14 Mei 2016 10:22 WIB
Perusahaan China Ini Bidik Investasi Pembangkit Listrik di RI
Foto: Novi Christiastuti
Fuzhou - Perusahaan investasi asal Fuzhou, China, berminat menanamkan investasi di Indonesia. Investasi dikhususkan pada proyek pembangkit listrik.

Fujian Mintou Electric Power Co., Ltd merupakan perusahaan investasi yang fokus di pembangkit listrik. Perusahaan tersebut merupakan anak perusahaan dari Fujian Investment and Development Group Co., Ltd.

Saat ini, Fujian Mintou Electric Power Co., Ltd berminat untuk investasi si luar Fuzhou. Tahun 2015, aset perusahaan ini mencapai 100 miliar RMB (Renminbi). Jumlah itu belum termasuk brand, yang pertumbuhannya mencapai 40-50 persen per tahun. Aset brand perusahaan ini mencapai 400 ribu RMB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya mengharapkan perusahaan (investasi) listrik ini mempunyai peluang kerja sama dengan Indonesia," ujar Direktur Eksekutif & General Manager Fujian Mintou Electric Power Co., Ltd, Zhang Gongquan, saat berdiskusi dengan rombongan wartawan Indonesia di kantor CSCEC Strait Fuzhou, Jumat (13/5/2016).

Fujian Mintou Electric Power Co., Ltd selama ini bermitra dengan CSCEC Strait Fuzhou dalam beberapa proyek. Perusahaan ini sebelumnya pernah berinvestasi di Afrika dan Eropa. Namun pada akhirnya mereka memutuskan untuk fokus di pasar Asia, khususnya Indonesia.

"Perkembangan ekonomi membutuhkan listrik, khususnya Indonesia, yang sudah menjalin hubungan baik, bisa saling mengisi," sebut Zhang.

"Kerja sama di Indonesia bisa menyuplai listrik untuk perkembangan ekonomi di Indonesia, pada saat yang sama perusahaan kita bisa berkembang," cetusnya.

"Kalau listrik sukses, bisa berkembang ke bidang lain, yaitu bank," imbuh Zhang.

Fujian Mintou Electric Power juga memiliki lima bidang investasi lain selain pembangkit listrik, yakni air, gas, industri, kereta api dan financial service.

Zhang menambahkan, sejauh ini belum pernah mengajukan proposal investasi ke Indonesia. Namun Zhang sendiri telah bertemu dengan Ketua BKPM pada Maret lalu di Shanghai.

"Salah satu fokus investasi ialah di Jawa, Sulawesi. Ada peluang besar (di Indonesia), kami akan memilih 2 atau 3 daerah sebagai fokus," imbuhnya.

Soal total nilai investasi, Fujian Mintou Electric Power tidak mematok angkanya. "Tidak ada batasnya. Kami memiliki aset 100 miliar RMB, bisa ke bank tanpa jaminan apapun," terangnya.
"Dukungan dari bank-bank negara, tanpa jaminan apapun. Bank-bank ini ikut mendukung kami, mereka sudah percaya pada kami," sebut Zhang. (nvc/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads