Dengan adanya kampanye ini diharapkan perilaku masyarakat dalam konsumsi energi dapat dihemat. Langkah penghematan energi khususnya listrik dapat dilakukan dengan mematikan perangkat yang tidak digunakan dan menyesuaikan suhu ruangan. Langkah-langkah tersebut dianggap dapat menghemat konsumsi listrik pelanggan PT PLN (Persero) sampai Rp 43 triliun per tahun.
"Mematikan lampu, mencabut saklar yang tak diperlukan, memasang AC tak lebih dari 25 derajat maka bisa irit 10%. Itu bisa mencapai Rp 43 triliunan kalau ukurannya listrik. Kalau ukuran fasilitas produksi minyak, 10% sama dengan fasilitas Cepu yang akan kami resmikan," ungkap Menteri ESDM Sudirman Said di kawasan Car Free Day, Jakarta Pusat, Minggu (15/5/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Targetnya perubahan perilaku masyarakat membiasakan orang sadar energi ada harganya, sehingga tak terlalu boros. Ini akan dilakukan terus menerus," tutup Sudirman. (feb/feb)











































