Impor Gula dan Gandum RI Turun Drastis di April 2016

Impor Gula dan Gandum RI Turun Drastis di April 2016

Maikel Jefriando - detikFinance
Senin, 16 Mei 2016 14:04 WIB
Impor Gula dan Gandum RI Turun Drastis di April 2016
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Impor Indonesia di April 2016 tercatat US$ 10,78 miliar, turun 4,62% dibandingkan Maret 2016. Impor migas turun 12,32% menjadi US$ 1,36 miliar. Sementara impor non migas turun 3,39% menjadi US$ 9,42 miliar.

Pada kelompok non migas, komponen pendorong impor terbesar adalah pangan. Terutama untuk gandum yang turun 43,82% atau US$ 169,4 juta menjadi US$ 217,2 juta, dan gula turun 57,6% atau US$ 126,6 juta menjadi US$ 68,9 juta.

"Gandum dan gula memang karena faktor musim, jadi biasanya juga pengusaha juga sudah punya stok sejak jauh hari," ungkap Deputi Bidang Distribusi Statistik dan Jasa BPS, Sasmito Hadiwibowo, dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Senin (16/5/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Sasmito kelompok pangan tersebut akan meningkat impornya pada Mei mendatang. Seiring dengan peningkatan kebutuhan jelang bulan puasa dan lebaran Idul Fitri.

"Mei kemungkinan akan kembali terjadi peningkatan," ujarnya.

Komponen impor yang turun lainnya adalah biji-bijian berminyak 32,98% atau US$ 46,8 juta, kendaraan dan bagiannya turun 7,71% atau US$ 34,1 juta, serta impor pupuk turun 21,51% atau US$ 30,5 juta. (mkl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads