Tak Hanya Jawa-Bali, Beban Puncak Listrik di Wilayah Ini Juga Tembus Rekor

Tak Hanya Jawa-Bali, Beban Puncak Listrik di Wilayah Ini Juga Tembus Rekor

Michael Agustinus - detikFinance
Senin, 16 Mei 2016 17:58 WIB
Tak Hanya Jawa-Bali, Beban Puncak Listrik di Wilayah Ini Juga Tembus Rekor
Foto: Agus Trimukti/Humas PLN
Jakarta - Beban puncak sistem kelistrikan Jawa-Bali capai rekor baru pekan lalu. Belum memasuki pertengahan tahun, beban puncak listrik pada 13 Mei 2016 pukul 18.00 WIB mencapai 24.461 megawatt (MW). Meningkat 203 MW dari rekor tertinggi sebelumnya, 24.258 MW pada 5 November 2015 pukul 18.00 WIB.

Bukan hanya sistem listrik Jawa-Bali saja yang mencetak rekor menjelang pertengahan tahun ini. Sistem Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) juga sudah mencatatkan rekor baru.

Beban puncak di Sumbagut mencapai 1.940 MW pada 21 April 2016 lalu, lebih tinggi dari rekor sebelumnya sebesar 1.839 MW pada 3 September 2015.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Sistem Sumatera Bagian Selatan dan Tengah (SBST) nyaris memecahkan rekor. Rekor beban puncak Sistem SBST terakhir dicapai pada 18 Agustus 2015, yaitu 3.048 MW. Pada 11 April 2016 lalu beban puncak sudah menyentuh 3.013 MW.

"Ini menandakan adanya pertumbuhan industri, ada peningkatan kegiatan ekonomi," kata Manager Senior Public Relations PLN, Agung Murdifi, kepada detikFinance, di Jakarta, Senin (16/5/2016).

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini konsumsi listrik melonjak sebelum pertengahan tahun, jauh sebelum akhir tahun. Penyebabnya, industri menggenjot produksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat lebaran.

"Peningkatan konsumsi listrik pada waktu beban puncak ini diperkirakan karena meningkatnya produksi oleh pelanggan industri dan bisnis menjelang bulan Ramadan," ujarnya.

Untuk semakin mendukung pertumbuhan industri dan meningkatkan pelayanan pada masyarakat, PLN akan terus menggenjot pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. "PLN terus berupaya memenuhi kebutuhan pasokan listrik ke depan dengan membangun pembangkit, jaringan transmisi, dan gardu induk," tutup Agung. (wdl/wdl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads