Mentan Minta Bantuan TNI Beli Gabah di Petani, Ini Alasannya

Mentan Minta Bantuan TNI Beli Gabah di Petani, Ini Alasannya

Muhammad Idris - detikFinance
Selasa, 17 Mei 2016 14:10 WIB
Mentan Minta Bantuan TNI Beli Gabah di Petani, Ini Alasannya
Foto: dikhy sasra
Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan penyerapan Gabah Kering Giling (GKG) bisa mencapai 50.000 ton per harinya hingga 45 hari ke depan. Langkah tersebut dilakukan dengan melibatkan TNI AD dalam proses pembelian gabah di lapangan.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Sumardjo Gatot Irianto, mengatakan keterbatasan tenaga dari Perum Bulog membuat bantuan personil TNI sangat diperlukan, khususnya saat memasuki panen raya padi.

"Karena tenaga Bulog kan sedikit, apalagi saat panen raya, kurang orang. Maka perlu pelibatan TNI untuk membantu dalam penyerapan gabah dari petani," ujar Gatot kepada detikFinance, Selasa (17/5/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menuturkan, penunjukan personil TNI yang sebagian besar berasal dari unsur Babinsa (Bintara Pembina Desa) di bawah Koramil ini sangat membantu. Ini terlihat dari besarnya angka serapan dalam beberapa waktu terakhir.

"Ada peranan dari TNI. Maka serapan 50.000 ton gabah sehari bisa dilakukan. Kemarin-kemarin Jawa Timur saja bisa 22.500 ton sehari, Jawa Tengah dan Jawa Barat 16.000 ton, dari 3 (provinsi) itu saja sudah sangat besar," jelas Gatot. (feb/feb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads