Di pasar Asia, Rabu (18/5/2016), harga minyak jenis Brent diperdagangkan US$ 49,31/barel, naik 3 sen. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan US$ 48,31/barel. Pergerakan harga minyak mendekati US$ 50/barel.
"Gangguan pasokan minyak yang terjadi, menjadikan data dari Energy International Agency (IEA) menjadi kunci untuk menggerakkan harga. Bila stok minyak terus turun, maka kenaikan harga akan terus terjadi," demikian analisa ANZ, dilansir dari Reuters.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gangguan pasokan minyak dunia terjadi karena sejumlah hal. Pertama adalah kebakaran hutan di wilayah penghasil minyak Kanada.
Lalu Nigeria mengurangi produksinya, karena adanya serangan dari kelompok militan ke sejumlah fasilitas produksi minyak.
Kemudian, Venezuela juga diperkirakan akan memangkas produksi, agar harga minyak bisa naik. Negara ini menderita karena harga minyak yang turun drastis. Ekonomi Venezuela mengalami krisis. (wdl/hns)











































