Menteri ESDM, Sudirman Said, sudah mendengar adanya masalah tersebut. Namun, pihaknya tidak dapat mengintervensi, karena masalah tersebut adalah urusan business to business (B to B), antara PLN dengan APR.
Sudirman hanya bisa memperingatkan PLN, agar jangan sampai krisis listrik Nias terjadi lagi. PLN diperintahkan melakukan langkah apa pun yang diperlukan guna mencegah terulangnya krisis listrik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirinya berharap, PLN dapat bernegosiasi dengan baik, sehingga ancaman APR tidak sampai menjadi kenyataan. "Soal negosiasi itu, apa sih yang nggak bisa diselesaikan? Jadi saya minta tolong agar PLN betul-betul tidak terulang gelap di Nias," ucapnya.
Sudirman tak ingin masyarakat Nias kembali menderita akibat ketiadaan listrik. PLN diminta mengutamakan kepentingan masyarakat, tidak mengutamakan kepentingan korporasi dalam bernegosiasi dengan APR.
"Kalau kita punya itikad baik, nggak ada yang nggak bisa diselesaikan. Jadi jangan sampai mengulang kegelapan di Nias," tutupnya. (wdl/wdl)











































