Jokowi Minta Kilang Bikinan Rusia di Tuban Bisa Beroperasi 2018

Laporan dari Sochi

Jokowi Minta Kilang Bikinan Rusia di Tuban Bisa Beroperasi 2018

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Jumat, 20 Mei 2016 16:43 WIB
Jokowi Minta Kilang Bikinan Rusia di Tuban Bisa Beroperasi 2018
Presiden Jokowi Bertemu Manajemen Rosneft (Foto: Angga Aliya ZRF)
Sochi - Raksasa migas Rusia, Rosneft, akan membangun kilang di Tuban, Jawa Timur, senilai US$ 13 miliar (Rp 176 triliun). Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta proyek kilang ini bisa rampung di awal 2018.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, mengatakan penandatanganan kota kesepahaman akan dilakukan di Jakarta, Kamis mendatang. Setelah MoU, perusahaan patungan antara Pertamina dan Rosneft bisa dibentuk dalam 3 bulan mendatang.

"Pak Jokowi minta bisa rampung awal 2018, tapi kalai bisa akhir 2017. Mereka ini akan kerja keras," kata Rini, sambil menunjuk kepada Dirut Pertamina Dwi Soetjipto usai pertemuan dengan Rosneft, Jumat (20/5/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertamina akan pegang kepemilikan mayoritas di perusahaan patungan ini dengan komposisi 55-45. Menurut Rini, Rusia berniat menjadikan Tuban sebagai hub perdagangan minyak di regional.

Pada kesempatan yang sama, Dwi mengatakan, dalam pembangunan kilang ini akan ada transfer teknologi dari pihak Rusia ke Pertamina. Peran Pertamina pun akan lebih besar karena kepemilikan yang mayoritas.

"Kita nanti mayoritas, jadi peran kita lebih besar," ujar Dwi. (ang/wdl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads