Pada perdagangan Kamis (26/5/2016) di pasar Asia, harga minyak jenis Brent naik 31 sen ke US$ 50.05.barel. Ini merupakan harga tertinggi sejak 4 November 2015.
Sementara harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) naik 23 sen ke US$ 49.79/barel, atau harga tertingginya sejak 12 Oktober 2015.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Spooner memprediksi, harga bisa saja bergerak ke US$ 55/barel, setelah US$ 50/barel disentuh.
Meski begitu, dia mengatakan, pasokan minyak di dunia masih berlebih. Meskipun ada gangguan pasokan dari Kanada, Libya, serta Nigeria.
Stok minyak AS turun 4,2 juta barel menjadi 537,1 juta barel, menurut data dari Energy Information Administration (EIA). Penurunan ini lebih besar dari prediksi pelaku pasar, yaitu sebesar 2,5 juta barel.
Untuk stok bensin naik 2 juta barel menjadi 240,1 juta barel. Angka impor minyak mentah turun 47% menjadi 7,3 juta barel pada pekan lalu. (wdl/ang)











































