PLN Khawatirkan Pasokan Gas Tahun Depan

PLN Khawatirkan Pasokan Gas Tahun Depan

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Kamis, 26 Mei 2016 17:45 WIB
PLN Khawatirkan Pasokan Gas Tahun Depan
Foto: Agus Trimukti/Humas PLN
Jakarta - Kebutuhan gas dalam negeri mulai meningkat secara perlahan tapi pasti. Sementara pasokan gas pun mulai menipis.

Akibatnya, dalam beberapa tahun ke depan Indonesia harus mulai mengimpor gas. Salah satu pihak yang sudah mulai merasakan minimnya pasokan gas adalah PT PLN (Persero).

"Konsumsi gas di PLN naik. Yang menjadi masalah adalah gas balance (keseimbangan) antara demand and supply (permintaan dan pasokan), antara apa yang sudah terkontrak dan apa yang diperlukan," kata Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur & Bali, Amin Subekti, dalam acara 40th IPA Convex di JCC Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (26/5/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau 2016 masih secure (aman), tapi mulai tahun depan mulai terjadi defisit di gas. Yang paling besar di Jawa Barat, lalu (Jawa) Timur dan Bali," ujarnya.

Perusahaan pelat merah itu sudah mengidentifikasi masalah yang akan dihadapi ke depan. Menurutnya, ada tiga poin penting yang jadi tantangan PLN terkait kebutuhan gas.

Pertama, kondisi suplai. PLN sudah mengamankan beberapa kontrak penyaluran gas, namun ada yang akan berakhir dalam waktu dekat.

Kedua, alokasi gas. PLN harus mulai mencari pasokan gas baru sebelum suplai yang ada saat ini habis.

"Ketiga pricing (harga). Ini erat kaitannya dengan infrastruktur," katanya. (ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads