Pakai Tenaga Surya, Bunaken Sekarang Terang 24 Jam

Pakai Tenaga Surya, Bunaken Sekarang Terang 24 Jam

Hans Henricus B.S Aron - detikFinance
Jumat, 27 Mei 2016 11:32 WIB
Pakai Tenaga Surya, Bunaken Sekarang Terang 24 Jam
Foto: Dok. PLN
Bunaken - Tinggal di pulau dengan pasokan listrik minim sempat dialami masyarakat di Kecamatan Bunaken, Kotamadya Manado. Listrik hanya tersedia 12 jam saja mulai pukul 18.00-06.00.

Setelah itu, masyarakat tak lagi menikmati listrik. Kini, persoalan itu bisa teratasi dengan kehadiran Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Bunaken.

detikFinance berkesempatan melihat PLTS yang berada di Desa yang juga bernama Bunaken itu. Perjalan dari kota Manado ditempuh sekitar 30 menit dengan kapal motor berkapasitas 100 PK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiba di lokasi, rombongan menuju lokasi PLTS yang bersis berada di samping SD Inpres BUnaken. Panel surya ini terdiri dari 18 PV modul dalam rangkaian seri, dengan total kapasitas 335 KwP (kilowatt peak). PLTS mulai dibangun pada 2010, dan mulai dioperasikan pertengahan
2010.

Selain di lahan milik PLN, panel surya juga dipasang di atap sekolah SD Inpres Bunaken. PLTS ini memasok listrik ke masyarakat mulai dari pukul 06.00 sampai sore hari sebelum pukul 18.00.

Secara singkat cara kerja PLTS ini adalah sinar matahari ditangkap panel surya, masuk melalui MPPT (Maximum Power Point Tracker), lalu ke DCDB, dan masuk ke inverter yang mengubah tegangan dari DC menjadi AC.

Selanjutnya, energi listrik dipasok ke 900 pelanggan yang terdiri dari rumah tangga dan pemilik cottage di Kecamatan Bunaken. Konsumsi listrik rumah tangga di Bunaken umumnya 450 VA dan 900 VA. Sedangkan konsumsi cottage rata-rata 2.200 VA.

Marcello Wuwung, Koordinator PLTS Sub Rayon PLN Bunaken, menjelaskan sebelum ada PLTS, listrik di Bunaken hanya mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas 250 KVA. PLTD hanya memasok listrik mulai dari pukul 18.00-06.00.

Setelah lewat dari rentang waktu itu tak ada lagi pasokan listrik. Listrik baru mengalir kembali pukul 18.00.

"Kalau cuma pakai PLTD, listrik hanya 12 jam. Tapi dengan adanya PLTS listrik sudah bisa 24 jam," ujar Marcello di Bunaken, Manado, Jumat (27/5/2016).

Namun, adakalanya pasokan listrik dari PLTS tak bisa maksimal saat cuaca sedang mendung atau saat sinar matahari berkurang. Menurut Marcello, saat cuaca sedang mendung, kapasitas panel surya bisa turun hingga 50% dari total kapasitas atau sekitar 167 KwP.

Saat terjadi situasi seperti itu, mau tidak mau terjadi pemadaman terhadap sejumlah pelanggan. Paling tidak, kata Marcello, sekitar 20% atau 180 dari total 900 pelanggan terkena pemadaman.

Pemadaman hanya berlangsung selama cuaca mendung saja. Jika sinar matahari kembali muncul maka pemadaman berakhir. PLTS akan kembali bekerja maksimal setelah sekitar 30 menit recharge baterei.

"Jadi kalau cuaca mendung selama 2 jam, ya 2 jam tidak dapat listrik. Nanti kalau cuaca sudah normal, baterai akan charge lagi lagi selama setengah jam, dan listrik akan menyala kembali," tutur Marcello. (hns/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads