Ada 7 blok yang dilelang secara reguler (regular tender) dan 7 blok yang dilelang dengan penawaran langsung (direct proposal).
Untuk 7 blok yang masuk lelang reguler, antara lain:
- South CPP (Riau)
- Oti (Selat Makasar)
- Suremania I (Selat Makasar)
- Manakarra Mamuju (Selat Makasar)
- South East Mandar (Selat Makasar)
- North Arguni (Bintuni)
- Kasuri II (Papua Barat)
- Bukit Barat (Laut Natuna Barat)
- Batu Gajah Dua (Jambi)
- Kasongan Sampit (Kalimantan Selatan)
- Ampuh (Jawa Timur)
- Ebuny (Sulawesi Selatan)
- Onin (Bintuni)
- West Kaimana (Papua Barat)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Split untuk minyak biasanya 85% untuk pemerintah dan 15% untuk investor (85:15), sekarang investor bisa mendapat bagian lebih dari 15% agar blok migas menjadi lebih ekonomis. Insentif ini diberikan karena harga minyak sedang anjlok hingga kisaran US$ 50/barel.
"Peserta lelang (bidder) bebas menawar sharing split dan signature bonus. Pemerintah akan memilih pemenang berdasarkan penawaran terbaik berdasarkan estimasi pemerintah," kata Djoko saat pengumuman lelang blok migas di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (27/5/2016).
Untuk tender penawaran langsung, jadwal yang ditentukan pemerintah adalah sebagai berikut:
- Akses dokumen penawaran: 15 Juni-5 Agustus 2016
- Forum klarifikasi: 20 Juni-5 Agustus 2016
- Batas akhir dokumen penawaran: 8 Agustus 2016
- Akses dokumen penawaran: 15 Juni-19 Oktober 2016
- Forum klarifikasi: 20 Juni-19 Oktober 2016
- Batas akhir dokumen penawaran: 20 Oktober 2016











































