Ada 6 MPP bertenaga mesin gas yang diresmikan hari ini. MPP tersebut tersebar di berbagai lokasi yakni MPP Bangka berkapasitas 2x25 MW, MPP Belitung 1x25 MW, MPP Paya Pasir Medan 3x25 MW, MPP Nias 1x25 MW, MPP Balai Pungut Duri 3x25 MW dan MPP Tarahan Lampung 4x25 MW. Jokowi berharap pembangunan MPP ini dapat mengatasi listrik yang masih 'byar pet' di Bangka Belitung.
Jokowi menceritakan, setahun yang lalu saat berkunjung ke Bangka Belitung, ia mendapat keluhan dari masyarakat tentang kondisi listrik yang masih kerap padam. Jokowi kemudian memerintahkan kepada Sofyan dan Rini agar segera mengatasi permasalahan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, pembangunan pembangkit listrik kali ini dipilih menggunakan Mobile Power Plant bertenaga gas yang dapat diselesaikan dalam 6 bulan. Untuk wilayah Bangka, MPP yang sudah selesai dibangun berkapasitas 30 MW dan sedang dalam proses uji coba.
"Kemudian nanti akhir September tambah lagi 25 yang akan diselesaikan. Artinya tahun ini ada 50-60 MW bisa menerangi Bangka Belitung. Ini tambahan yang tidak sedikit. Ini banyak," ucapnya.
Selain itu PLN juga tengah membangun pembangkit listrik bertenaga 100 MW di Bangka Belitung yang diharapkan akan selesai dalam 3 tahun ke depan. Ia yakin dengan pembangunan pembangkit listrik yang terus dilakukan secara bertahap ini, permasalahan listrik 'byar-pet' tak ada lagi.
"Jangan sampai nanti saya datang ke sini masih ada yang bilang 'Pak, listriknya byar-pet'. Semua harus diantisipasi. Nggak bisa lagi kita 'byar-pet' baru pontang-panting," tegas Jokowi. (ang/ang)











































