Untuk itu, PT Pertamina (Persero) telah menyiapkan Pertamax dalam kemasan sehingga bisa mengurangi kepadatan di SPBU saat arus mudik.
"Penjualan pertamax dalam kemasan, kami lakukan untuk memudahkan orang yang mau beli BBM, kita siapkan pertamax kemasan sehingga tidak perlu ngantre. Sehingga akan mengurangi antrean di SPBU," ungkap General Manager Marketing Operation Region 3, Jumali, di Gedung Utama Pertamina, Jakarta, Jumat (3/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemasan Pertamax kemasan mulai dari 1, 2, 5, 10, 20 liter, kita siapkan di daerah-daerah yang antrean SPBUnya panjang dan daerah wisata," imbuh Jumali.
Harga yang dijual sama dengan harga yang berlaku di SPBU yaitu Rp 7.350/liter. Ia tidak menyarankan Pertamax kemasan ini dibawa pulang dengan alasan keselamatan.
"Harga sama dengan harga yang berlaku di SPBU. Kalau untuk isi di lokasi harganya sama. Kalau dibawa tidak kami sarankan," terang Jumali.
Jumali menambahkan, penjualan pertamax dalam kemasan ini juga bertujuan untuk mengantisipasi pedagang dadakan yang berada di daerah mudik.
"Ini juga salah satu untuk antisipasi pedagang dadakan, maka kita tambahkan itu," tutupnya. (hns/hns)











































