Bantuan PMN non tunai tersebut nantinya akan dipakai PLN untuk menambah pembiayaan pada proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) karena aset PLN meningkat sehingga bisa dipakai untuk mencari pinjaman.
"Sebagian juga untuk tambahan kita membangun PLTMG dalam rangka untuk menutup lubang tahun daya untuk 2017/2018," kata Direktur Utama PLN, Sofyan Basir di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (8/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak tersebar. Yang daerah-daerah kemarin banyak mangkrak itu, nah itu dijembatani pakai itu. Lalu yang belum jadi, masih 3-4 tahun lagi. Itu dijembatani pakai itu. Karena dia mobile powerplan," sebutnya.
PLTMG dipilih untuk dikembangkan karena pembangun pembangkit listrik ini relatif lebih singkat yakni sekitar 2 tahun. Proses pembangunan PLTMG lebih cepat daripada membangun PLTU berbahan bakar batu bara. (feb/hns)











































