Vice President Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro mengatakan pengoperasian TBBM Teluk Kabung dimulai sekitar pukul 11.00 WIB hari ini, Rabu (08/06). Layanan kepada masyarakat umum menjadi pertimbangan dan perhatian utama dari keputusan pengoperasian kembali TBBM Teluk Kabung.
Namun, kata Wianda, Pertamina secara tegas meminta jaminan pengamanan untuk objek vital nasional kepada aparat terkait dari tindak premanisme agar tidak terulang. Selain itu, aparat hukum juga diminta tegas menindak para pelaku kerusuhan dan premanisme di filling point TBBM Teluk Kabung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diinformasikan, TBBM Teluk Kabung untuk sementara tidak beroperasi setelah terjadi tindak premanisme di areal filling point yang merupakan ring satu TBBM Teluk Kabung. Bermula dari kontrol yang dilakukan oleh Operation Head (OH) TBBM Teluk Kabung pada 13.00 WIB ke lapangan dan menemui orang yang tidak dikenal dan tanpa identitas.
OH menegur dan menanyakan identitas dari orang tidak dikenal tersebut, namun yang bersangkutan tidak dapat menunjukkan identitasnya sehingga OH memintanya untuk keluar dari area Obvitnas, namun OH mendapatkan perlawanan sebelum berhasil diamankan oleh petugas sekuriti. Kemudian, sekitar pukul 13.15 WIB, sekumpulan preman datang menyerbu filling shed dan menyerang OH dan terjadi tindak penganiayaan. (feb/feb)











































