Angkut BBM ke Perbatasan RI-Malaysia, Pertamina Tugaskan Pelita Air

Angkut BBM ke Perbatasan RI-Malaysia, Pertamina Tugaskan Pelita Air

Michael Agustinus - detikFinance
Kamis, 09 Jun 2016 20:00 WIB
Angkut BBM ke Perbatasan RI-Malaysia, Pertamina Tugaskan Pelita Air
Foto: Michael Agustinus
Jakarta - PT Pertamina (Persero) sejak Rabu (8/6/2016) kemarin mulai melakukan pengiriman perdana bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ke Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Pesawat yang digunakan adalah pesawat Pelita Air Service (sebelumnya ditulis pesawat Susi Air yang dioperasikan Pelita Air Service).

"Penugasan pengantaran oleh Pertamina hanya diberikan kepada Pelita Air Service," kata VP Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro, melalui pesan singkat di Jakarta, Kamis (9/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengiriman solar bersubsidi ke Nunukan dilakukan dari Tarakan, perjalanan dengan pesawat memakan waktu 1 jam. Biaya pengirimannya Rp 38.000/liter. Untuk uji coba ini, dikirim 1.000 liter solar.

Pengiriman solar ke Nunukan ini merupakan yang pertama kali sejak Indonesia merdeka 70 tahun lalu. Meski termasuk wilayah Republik Indonesia, Nunukan selama ini mendapat pasokan BBM dari Serawak, Malaysia.

Kebutuhan solar di Krayan diperkirakan mencapai 8.000 liter/hari. Rencananya, pada tahap awal pesawat ini dioperasikan Pelita Air Service, dan jumlah solar yang dikirim 4.000 liter setiap hari.

Pengiriman solar ke daerah terpencil dengan menggunakan pesawat juga akan dilakukan ke sejumlah daerah terpencil lain yang juga sulit dijangkau karena infrastrukturnya buruk, misalnya ke kabupaten-kabupaten di pegunungan Papua. (hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads