Desa menjadi gelap ketika malam tiba akibat tak ada listrik. Anak-anak sekolah tak bisa belajar dengan baik pada malam hari, kualitas sumber daya manusia pun terganggu.
"Kalau kita lihat malam hari dari atas Indonesia, banyak wilayah-wilayah yang masih gelap. Artinya masih banyak anak-anak kita kalau malam hari mau belajar nggak ada lampunya. Kalau sudah seperti itu, kalau anaknya malas, malam nggak belajar, jadi nggak pintar. Ini yang pemerintah tidak mau," kata Jokowi, dalam sambutannya saat groundbreaking PLTU Lontar Unit IV, Banten, Jumat (10/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang di Banten, apakah masih ada desa yang belum terlistriki? Masih, di Banten bagian selatan. Tadi saya langsung perintahkan Menteri ESDM, tahun ini harus masuk listrik ke desa-desa yang belum terlistriki," tegasnya.
Tanpa listrik, usaha perekonomian di pedesaan juga sulit berkembang. Jokowi berharap proyek 35.000 MW yang ditargetkan selesai pada 2019 bisa membuat seluruh Indonesia terang benderang dan mendorong peningkatan taraf hidup penduduk Indonesia.
"Di desa-desa kampung-kampung, kalau masih banyak yang padam usaha kecil, usaha mikro nggak bisa jalan. Yang bikin kerajinan malam hari nggak bisa jalan. Inilah kenapa 35.000 MW harus kita kejar," tutupnya. (wdl/wdl)











































