Sebelumnya, pemerintah mengusulkan angka subsidi listrik yang lebih tinggi karena proses pencabutan subsidi 18 juta pelanggan listrik 900 VA belum berjalan sepenuhnya. 18 juta pelanggan ini dianggap tak layak memakai tarif listrik 900 VA yang mendapat jatah subsidi pemerintah.
Lantas, bagaimana respons dari PLN dengan keputusan subsidi itu?
"Naikkan tarif. Kalau negara nggak kasih uang bagaimana?" ujar Direktur Utama (DIrut) PLN, Sofyan Basir, di Gedung DPR, Kamis (16/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biar Kementerian ESDM yang memutuskan, saya nggak tahu," kata Sofyan.
Sofyan menambahkan, awalnya pelanggan 900 VA yang tak layak mendapat subsidi akan dialihkan ke tarif non subsidi. Namun, kebijakan ini belum berjalan.
"Tadinya kan yang 900 VA nggak mau disubsidi. Lalu, diperpanjang sampai Juni. Januari-Juni siapa yang bayar, itu kendalanya," kata Sofyan. (hns/ega)











































