Peran Swasta di Proyek 35.000 MW Diperbesar Supaya Ekonomi Tumbuh

Peran Swasta di Proyek 35.000 MW Diperbesar Supaya Ekonomi Tumbuh

Michael Agustinus - detikFinance
Kamis, 23 Jun 2016 17:55 WIB
Peran Swasta di Proyek 35.000 MW Diperbesar Supaya Ekonomi Tumbuh
Foto: Istimewa/PLN
Jakarta - Dalam rapat evaluasi program 55.000 MW di Istana pada Rabu (22/6/2016) kemarin, salah satu perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah peran swasta harus didorong lebih besar dalam program ini.

Tujuannya supaya lebih banyak pihak yang terlibat dalam proyek 35.000 MW. Dengan banyaknya swasta yang terlibat, lapangan kerja yang muncul jadi besar sekali, industri lokal juga tumbuh. Maka multiplier effect yang tercipta banyak sekali, pertumbuhan ekonomi jadi lebih tinggi.

"Semakin banyak yang ikut terlibat semakin baik. Program 35.000 MW harus meningkatkan kesempatan bekerja, menumbuhkan industri lokal untuk menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi keseluruhan," ungkap Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian ESDM, Sujatmiko, melalui pesan singkat kepada detikFinance di Jakarta, Kamis (23/6/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada 3 kebijakan utama yang dibuat Kementerian ESDM untuk mendorong keterlibatan swasta dalam proyek 35.000 MW.

Pertama, ditetapkan bahwa dalam proyek 35.000 MW ini 25.000 MW di antaranya akan dibangun oleh Independent Power Producer (IPP) atau produsen listrik swasta, PLN tinggal membeli listrik saja dari IPP. "Alokasi porsi 25.000 MW kita tetapkan untuk dikembangkan oleh swasta," tukasnya.

Kedua, PLN didorong untuk menggandeng swasta lokal dalam pelaksanaan program 35.000 MW di daerah-daerah.

"Melibatkan swasta lokal untuk menjadi partner dalam pelaksanaan proyek 35.000 MW," ujar Sujatmiko.

Ketiga, infrastruktur ketenagalistrikan yang termasuk dalam program 35.000 MW didorong untuk menggunakan produk dalam negeri.

"Kita juga mendorong peningkatan penggunaan kandungan lokal, barang maupun jasa, dalam pelaksanaan program 35.000 MW," pungkasnya. (ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads