Hayashi menyampaikan komitmen yang sungguh-sungguh dari Pemerintah Jepang untuk terus berpartisipasi pada program pembangunan di Indonesia. Hayashi juga menyampaikan rasa terhormat atas perhatian Presiden Jokowi pada penandatangan Financial Closing Program Pembangunan Pembangkit Listrik di Batang, Jawa Tengah.
Pada kesempatan yang sama Hayashi juga menyampaikan harapan agar Proyek High Voltage Direct Current (HVDC) alias kabel bawah laut untuk mengirim listrik dari Sumatera ke Jawa yang telah menjadi pengetahuan publik mendapat kejelasan dari Pemerintah Indonesia agar proyek tersebut dapat selesai pada waktunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terkait HVDC, Pemerintah Indonesia menaruh perhatian sangat serius pada proyek ini dan berjanji akan mencari jalan keluar yang menguntungkan bagi semua pihak," kata Sudirman dalam keterangan tertulis kepada media, Kamis (30/6/2016).
Di bagian akhir pertemuan bilateral itu, Hayashi juga menghormati keputusan Indonesia terkait Blok Masela. Dengan perubahan metode pengelolaan, pihak Jepang meyakini diperlukan perubahan pada perjanjian kerja sama produksi.
Menanggapi hal ini Sudirman menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi terbuka pada setiap masukan yang konstruktif dan memberikan manfaat bagi semua pihak. (hns/hns)











































