PLN kini tengah mencari solusi, agar PLTGU Jawa I yang berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) bisa beroperasi mulai 2019.
"Kami dorong cepat, tapi sebagian besar peserta tender minta (waktu lelang) mundur. Kami nggak bisa menunggu lama juga karena 2019 sudah harus selesai," kata Direktur Perencanaan PLN, Nicke Widyawati, saat ditemui di Kantor Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (22/7/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PLTGU Jawa I rencananya dibangun di Muara Tawar, Kabupaten Bekasi. Pembangunannya diprediksi menghabiskan waktu 3-4 tahun, ditargetkan selesai 2019.
Kebutuhan gas untuk PLTGU Jawa I kurang lebih 250 MMSCFD, rencananya pasokan gas akan diperoleh dari kilang Tangguh.
Pembangkit listrik ini merupakan salah satu bagian dari program 35.000 MW. Diperkirakan pembangunan PLTGU Jawa I membutuhkan biaya investasi sebesar US$ 2 miliar atau Rp 26 triliun (dengan asumsi kurs dolar Rp 13.000). (wdl/wdl)











































