Kepada pejabat Kemenpan RB, Sudirman memaparkan hasil-hasil kerja dan perubahan yang telah dibuatnya selama menjadi Menteri ESDM sejak Oktober 2014.
"Tahun pertama kita berhasil menggeser subsidi BBM, melakukan efisiensi pasokan energi, membuat keputusan soal Blok Mahakam, memulai program 35.000 MW. Ke dalam kita melakukan konsolidasi organisasi," kata Sudirman di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (27/6/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Petral dibubarkan membuat Pertamina hemat Rp 6,2 triliun dan lingkungan bisnis lebih sehat," tandasnya.
"Sampai saat ini saya masih kedatangan tamu dari trader-trader besar yang berterima kasih karena setelah pembubaran Petral mereka bisa berdagang dengan Pertamina melalui channel yang fair," Sudirman menuturkan.
Capaian lainnya ialah pengiriman Patriot Energi dan Program Indonesia Terang (PIT) untuk melistriki desa-desa terpencil di seluruh Indonesia, juga konservasi energi 10%.
"Mudah-mudahan bisa dilanjutkan Dirjen EBTKE (Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi)," tutup Sudirman. (hns/hns)










































