Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama PTPP Tumiyana saat acara Investor Day di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (3/8/2016).
"Target PP Energi itu bangun 4.000 MW sampai 2020, sampai tahun depan kira-kira sudah 1.200 MW," kata Tumiyana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau investasi mungkin sampai Rp 60 triliun untuk pembangkit," tutur Tumiyana.
Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) salah satunya tengah dilakukan di Pulau Bangka sebesar 3x475 megawatt dan sudah hampir selesai.
"Sekarang sudah 80%, sebagian besar mesin sudah terpasang, Insya Allah kami kan maju dari kontrak November mungkin 1 sampai 2 bulan maju," jelas Tumiyana.
Selain di Bangka, pembangunan pembangkit listrik juga dilakukan di Pontianak, Kalimantan Barat. Pembangunan pembangkit di Pontianak sudah mencapai 50% dengan kondisi mesin pembangkit sudah terpasang.
"Di Pontianak sudah mencapai 50%. Sebagian mesin sudah terpasang di pondasi," tutup Tumiyana. (drk/drk)











































