Rinciannya 9.600 MW dikerjakan oleh PLN, sedangkan 27.000 MW dikerjakan oleh pihak swasta. Sehingga secara total proyek listrik ini akan selesai dengan total daya 36.600 MW.
PLN juga tidak hanya ditugaskan untuk merealisasikan proyek 35.000 MW, perusahaan pelat merah ini juga ditugaskan untuk membangun transmisi sepanjang 46.000 kilometer (km) circuit dan gardu induk sebesar 108.000 Mega Volt Ampere (MVA).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada 25 MW COD (Commercial Operation Date) dari Lombok mobile power plant. Dari Desember 2015 sudah beroperasi baru 3 MW. Maret 2016 123 MW dari Gorontalo 2x50 MW plus pembangkit listrik kecil di pulau terluar. Juli 2016 ada 195 MW yang beroperasi," terang Sekretaris Perusahaan PLN, Bambang Dwiyanto, pada acara Accelerating Infrastructure Development di Soehana Hall Energy Building, Jakarta, Selasa (9/8/2016).
Ia menambahkan, hingga akhir Juli 2016 pembangunan transmisi dan gardu induk untuk proyek 35.000 MW berjalan cukup signifikan. Pembangunan transmisi sepanjang 46.000 km circuit sedang tahap konstruksi dan pembangunan gardu induk sebesar 108.000 MVA juga tengah dilakukan konstruksi yang mencapai 29%.
"Transmisi sudah cukup signifikan 42% konstruksi dan energize. Gardu induk 29% sudah masa konstruksi dan energize per Juli 2016," kata Bambang.
Hingga akhir 2016, proyek pembangunan 35.000 MW ditargetkan mencapai 18.485 MW. Hal ini seiring akan ditandatanganinya kontrak EPC sebesar 6.755 MW oleh PLN dan purchase agreement sebesar 11.730 MW.
"Tahun ini 2016 direncanakan ada penandatanganan kontrak EPC 6.755 MW ditandatangani PLN. Tanda tangan purchase agreement 11.730 MW. Total 18.485 MW," tutup Bambang. (ang/ang)











































