Begini Caranya Jika Pemilik Angkot Ingin Pakai Converter Kit

Begini Caranya Jika Pemilik Angkot Ingin Pakai Converter Kit

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Jumat, 12 Agu 2016 16:05 WIB
Begini Caranya Jika Pemilik Angkot Ingin Pakai Converter Kit
Foto: Agung Pambudhy
Bogor - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Pertamina tengah giat membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) sebagai upaya alih energi dari Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG). Kendaraan yang bisa menikmati BBG adalah kendaraan yang sudah dilengkapi dengan converter kit.

Bagi transportasi massal seperti angkutan kota (angkot) yang ingin menikmati BBG dapat membeli converter kit melalui pinjaman koperasi angkutan di wilayah Jabodetabek. Saat ini, harga converter kit untuk kendaraan roda empat dibanderol Rp 16 juta sampai Rp 21 juta per unit.

"Makanya kami di sini bertugas juga mengedukasi dan memberdayakan komponen di masyarakat itu nanti bisa ditanya ke koperasi juga bagaimana mereka mengelolanya. Mereka juga bekerja sama dengan pihak yang menyediakan converter kit kemudian pembayarannya dicicil ke koperasi tersebut," ujar Vice President Natural Gas Pertamina Wiko Migantoro saat peresmian SPBG Cibubur di Jalan Raya Nagrak, Kabupaten Bogor, Jumat (12/8/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertamina juga memjembatani koperasi dan penyedia converter kit untuk memberikan kemudahan pembiayaan bagi supir angkot yang ingin mengonversi energi ke BBG. Sehingga pemanfaatan gas sebagai bahan bakar dapat lebih optimal.

"Ini inisiatif dari Pertamina untuk menggandeng pengusaha koperasi, pengusaha angkot, dan juga penyedia converter kit. Di sini kami hanya suplai bahan bakarnya saja, yang penting adalah bagaimana mengedukasi dan memberdayakan komponen yang ada di masyarakat," tutur Wiko.

Untuk pemasangan converter kit, lanjut Wiko, dapat dilakukan di beberapa bengkel yang sudah menyediakan teknologi tersebut. Pertamina juga menggandeng produsen converter kit untuk memudahkan kendaraan yang ingin memasang converter kit.

"Di bengkelnya ada beberapa di Jakarta, Tangerang, Bogor. Bengkelnya juga bukan milik Pertamina tapi umum dan itu biasanya tergantung dengan converter kit yang digunakan merek apa. Kebetulan untuk di sini kami kerja sama dengan salah satu brand converter kit swasta, nanti mungkin bisa ditanyakan lagi," tutup Wiko. (hns/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads