"Kita akan mengucurkan dana ke sana kurang lebih Rp 13 triliun sampai tahun 2019 dengan membangun pembangkit besar di kota-kota Jayapura, Nabire. Kita akan buat transmisi di Timika, Jayapura, Manokwari, Merauke, Sorong," kata Haryanto, di Kantor Pusat PLN, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (15/8/2016).
"Program di Papua akan membangun 316 MW pembangkit baru di 20 lokasi, di Papua Barat 264 MW, jadi total Papua ada 580 mw di 32 lokasi," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proyek Genyem-Waena-Jayapura itu memakan biaya Rp 119 miliar, sedangkan proyek Holtekamp-Jayapura itu senilai Rp 51 miliar.
Proses pembangunan PLTU Holtekamp-Jayapura ini tergolong lamban karena sudah sejak 2008 dimulai. Menurutnya, bila pembangunan tidak terkendala pembebasan lahan, maka akan selesai lebih cepat sekitar 2 hingga 3 tahun sejak proyek dimulai.
"Kita ada proyek transmisi di Jayapura sejak tahun 2008 sekarang tahun ini bisa dioperasikan. Ada tumpang tindih antara yang satu dengan yang lain masih nggak mudah karena sudah ada Perpers nomor 4 tahun 2016 dan juga UU Agraria Pertanahan dan ada dukungan pemerintah. Insya Allah pembebasan lahan ini bisa dilakukan," kata Haryanto.
Sejak dimulai 8 tahun yang lalu, kini proyek transmisi ini akan segera beroperasi.
"Tahun ini Holtekam - Jayapura September akan sudah beroperasi. Kita harapkan nanti minggu ke 2 September akan berlangsung. Proyek Waena-Jayapura hampir 90% kita harapkan bisa kita lakukan launching," ujar Haryanto.
Kemudian PLN juga membangun lagi jaringannya di 3 lokasi dari total 7 jalur dengan panjang 246 KM di Sorong, Manokwari, Jayapura, dan Timika. Pada tahun 2017, PLN juga akan membangun pembangkit di Manokwari 20 MW, Sorong 20 MW, Fakfak 10 MW, Timika 10 MW. Serta di tahun 2019 akan dibangun PLTMG di Manokwari berkapasitas 20 MW.
"Ini lokasi-lokasi PLN yang saat ini sudah ada di sana dengan kondisi yang sangat minim sehingga harus kita perkuat. Rasio elektrifikasi totalnya di Provinsi Papua ada 45,93% dan 82,7% di Papua Barat. Kita akan kejar terus," ungkapnya. (feb/feb)











































