Direktur Poso Energy, Alimuddin Sewang, mengatakan saat ini perusahaannya baru mengoperasikan PLTA Poso II dengan kapasitas daya terpasang 3 x 65 mega watt MW atau 195 MW. Dan akan menambah kapasitasnya, dengan 2 bendungan tambahan, sehingga kapasitas listriknya menjadi 558 MW.
"Bendungan Poso II ini kan proyek PLTA pertama kami. Dan kami rencanakan untuk membangun sampai 3 bendungan, tinggal selesaikan PLTA Poso I dan PLTA Poso II saja," jelas Alimuddin, ditemui di PLTA Poso II, Poso, Selasa (16/8/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembangunan Bendungan |
"PLTA Poso I pembangunan konstruksi sipil sudah mencapai hampir 30%. Dibangun sejak Agustus 2015, proyek akan selesai dan siap dioperasikan pada Desember 2017. Kami sudah mendapat sindikasi pinjaman dari Bank BRI," jelas Alimuddin.
Kemudian, pihaknya secara paralel juga membangun PLTA Poso III yang baru saja selesai studi kelayakannya. Berbeda dengan 2 PLTA lainnya, PLTA Poso III ini dilengkapi dengan waduk untuk penampungan air sehingga listrik yang dihasilkan lebih besar.
"Untuk PLTA Poso III ini ada bendungannya. Ada rencana 4 pembangkit yakni 4 x 90 MW, dengan perencanaan bisa ditambah lagi dengan pembangkit baru 6 x 60 MW. Pembangunan konstruksinya akan mulai 2018 nanti. Investasi Poso III masih dihitung," ungkap Alimuddin.
![]() |
"Memang belum ada permintaan listrik baru. Tapi kalau melihat kebutuhan listrik yang semakin meningkat di Sulawesi, apalagi dengan banyak pembangunan smelter, saya kira pembangunan 2 PLTA tambahan lainnya akan dibutuhkan," imbuhnya.
![]() |












































Pembangunan Bendungan
