Pertamina Seleksi Calon Presdir baru Pertagas

Pertamina Seleksi Calon Presdir baru Pertagas

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Senin, 05 Sep 2016 19:37 WIB
Pertamina Seleksi Calon Presdir baru Pertagas
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Presiden Direktur PT Pertamina Gas (Pertagas), Hendra Jaya, baru saja dicopot dari jabatannya sejak 31 Agustus 2016 lalu. Lengsernya Hendra Jaya dari jabatan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 31 Agustus 2016 lalu.

Menurut VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Wianda Pusponegoro, proses penunjukan Presiden Direktur Pertagas tengah dilakukan di internal Pertamina. Dalam waktu dekat Pertamina akan mengumumkan nama baru yang akan menjabat Presiden Direktur Pertagas.

"Nah, sejauh ini saya juga belum mendapatkan informasi lebih jauh siapa calon-calonnya. Mungkin diharapkan dalam waktu dekat kita sudah dapatkan dirut baru untuk Pertagas," jelas Wianda, saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (5/9/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Orang yang akan menjabat sebagai orang nomor satu di Pertagas akan diusulkan dari internal perusahaan. Sehingga nantinya setelah terpilih, Presiden Direktur Pertagas yang baru mampu mengemban proses bisnis di Pertagas.

Wianda menambahkan, beberapa kandidat Presiden Direktur Pertagas tengah melakukan fit and proper test di internal Pertamina. Dirinya pun enggan merinci nama-nama kandidat yang bakal menduduki kursi nomor satu di Pertagas.

"Kemungkinan besar dari internal. Prosesnya sudah berlangsung fit and proper test, assesment itu semua sudah dilakukan. Tinggal berapa banyak calonnya kemudian proses persetujuannya seperti apa, begitu sudah setuju, biasanya kita langsung lakukan pelantikan," jelas Wianda.

Umumnya ada 3 nama calon yang akan memimpin anak perusahaan Pertamina yang bergerak di sektor hilir gas bumi. Nantinya satu nama Presiden Direktur Pertagas muncul dan disetujui oleh Direktur Utama Pertamina, yang kemudian namanya diserahkan ke Menteri BUMN, Rini Soemarno.

"Pastinya lebih dari 3 orang calon sebagai pengayaan di fungsi-fungsi terkait," tutup Wianda. (wdl/wdl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads