Sedangkan untuk gas bumi, PHE telah berhasil mendapatkan cadangan terbukti sebesar 89,04 Billion Cubic Feet (BCF). Sampai akhir tahun, diperkirakan dapat diperoleh cadangan baru sebesar 15,41 juta barel minyak dan gas 155,64 juta BCF.
Reserve Replacement Ratio PHE tahun ini mencapai 60-70 persen. Sebagai gambaran, setiap mengambil minyak sebanyak 10 barel, berarti PHE berhasil menemukan cadangan minyak baru sebanyak 6-7 barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Temuan-temuan cadangan baru ini merupakan hasil dari pemboran eksplorasi dan upaya-upaya lainnya. Tahun ini, PHE merencanakan pemboran 8 sumur eksplorasi. Sampai saat ini yang sudah terealisasi 6 sumur eksplorasi.
"Kinerja pemboran eksplorasi ini untuk jangka panjang. Usulan dari RKAP kita sebanyak 8 sumur. Saat ini sudah selesai 6 sumur, prognosanya bisa mencapai 11 sumur," tutur Gunung.
Eksplorasi di sejumlah blok menghasilkan temuan cadangan baru. Gunung menyebutkan adanya temuan baru di Blok Jabung, Blok NSO, dan sebagainya.
"Kalau kita melihat beberapa sumur, P1 ada beberapa kegiatan yang kita lakukan, tambahan dari NSO bisa ada tambahan 11,88 dan 3 MMBOE. Dari Jabung ada tambahan 2,51 MMBOE," dia mengungkapkan.
Selain pemboran eksplorasi, cadangan baru juga didapat dari penambahan Participating Interest (PI/hak partisipasi) di blok lain. Dari penambahan PI di Blok Nunukan contohnya, PHE berhasil memperoleh cadangan baru.
Riset dan validasi data cadangan di aset-aset yang sudah dimiliki juga dilakukan untuk meningkatkan angka cadangan migas yang dimiliki. "Tidak selalu pemboran, bisa kita lakukan riset atau penambahan PI. Misalnya kita dapat PI dari Blok Nunukan sehingga cadangan naik. Kita validasi Blok WMO, berdasarkan evaluasi 3D," tutupnya. (dna/dna)











































