Pelanggan 900 VA PLN Tak Disubsidi Mulai 2017, Pemerintah Hemat Rp 20 T

Pelanggan 900 VA PLN Tak Disubsidi Mulai 2017, Pemerintah Hemat Rp 20 T

Michael Agustinus - detikFinance
Rabu, 07 Sep 2016 17:21 WIB
Pelanggan 900 VA PLN Tak Disubsidi Mulai 2017, Pemerintah Hemat Rp 20 T
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Subsidi listrik dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017 dipatok Rp 48,6 triliun, atau turun dibanding yang dianggarkan pada APBN Perubahan (APBN-P) 2016, yaitu Rp 50,7 triliun.

Anggaran subsidi listrik tahun 2017 itu tidak akan cukup, bila pemerintah tetap menunda pencabutan subsidi listrik untuk 18 juta pelanggan listrik 900 VA.

Di tahun ini saja PLN terpaksa berutang hampir Rp 20 triliun untuk menambal subsidi. Jadi, rencana pencabutan subsidi listrik 900 VA harus benar-benar direalisasikan tahun depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman, mengungkapkan kalau subsidi listrik 900 VA benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat miskin yang tidak mampu, anggaran negara bisa hemat Rp 20 triliun.

"Kita yang di DPR itu rencana usulan pencabutan subsidi bagi golongan subsidi 900 VA bagi yang mampu. Kan 22,9 juta totalnya (pelanggan 900 VA), yang berhak sesuai perhitungan kita 4,1 juta pelanggan. Penghematannya bisa sampai Rp 20 triliun lebih total semua selama satu tahun. Penghematannya bisa segitu," kata Jarman saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (7/9/2016).

Menurut data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), hanya 4,1 juta pelanggan listrik 900 VA yang termasuk golongan masyarakat tidak mampu. Sisanya 18,7 juta pelanggan adalah masyarakat mampu yang tidak layak disubsidi. (wdl/wdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads