Rinciannya, 450 VA sebanyak 19,1 juta pelanggan dan 900 VA sebanyak 4,05 juta pelanggan.
"Subsidi perhitungan awal yang diusulkan Rp 48,56 triliun dengan jumlah pelanggan awal 450 VA 23,1 juta dan 900 VA adalah 4,1 juta. Menjadi 450 VA 19,1 juta dan 900 VA 4,05 juta. Sehingga total subsidi dengan usulan yang baru adalah Rp 44,98 triliun di tahun 2017," jelas Plh Dirjen Listrik Ronggo Kuncahyo di Ruang Rapat Banggar DPR RI, Kompleks DPR RI, Jakarta, Selasa (20/9/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyetujui penjelasan Ronggo, Wakil Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah merestui pemberian subsidi listrik kepada 23,15 juta pelanggan 450 VA dan 900 VA di tahun 2017 sebesar Rp 44,98 triliun.
"Subsidi listrik dari Rp 48,56 triliun menjadi Rp 44,983 triliun," tegas Said sambil mengetuk palu tanda disahkannya subsidi listrik di APBN 2017.` (hns/hns)











































