Saat ini, Pertamina sudah 'ngebor' minyak di Aljazair, Irak, dan Malaysia.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Wianda Pusponegoro mengatakan, saat ini total produksi Pertamina melalui eksisting dari Pertamina International Exploration Production (PIEP) telah mencapai 140.000 Boepd setara minyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang di atas 140.000 Boepd, jadi naik cukup signifikan. Artinya keputusan kita masuk ke blok-blok tepat, kita ekspansi ke luar negeri, 23% mereka kontribusi. Tapi kita maunya di 2019 kita ingin produksi dari lapangan luar sampai 700.000 boepd," kata Wianda, di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Minggu (25/9/2016).
Ia mengatakan, target di Irak sebelumnya hanya 37.000 Boepd, tetapi pada realisasinya telah mencapai 43.000 boepd. Serta target Malaysia sebelumnya 29.000 Boepd, tetapi saat realisasinya melampaui itu yaitu 35.000 Boepd.
Sedangkan target produksi pengeboran minyak di Aljazair dari sebelumnya 34.000 Boepd saat ini mencapai 41.000 Boepd minyak dan gas. Nantinya, Pertamina akan memperpanjang lagi kontrak yang akan habis di dalam negeri.
"Kita akan naikkan dengan menguasai blok-blok migas dalam negeri yang habis masa kontraknya itu, jadi target kita yang habis keseluruhan, perpanjangan," kata Wianda. (drk/drk)











































